Lapis-Lapis keberkahan

"Santai duduk sambil baca buku"

“Santai duduk sambil baca buku”

Buku ini diberikan oleh seorang sahabat baik saya, seorang sahabat perjuangan saya yang bernama Irma Yuliana sewaktu saya mutasi ke Jakarta. Buku ini tebal sekali, kurang lebih 517 halaman.

Penulisnya adalah Gurunda Salim A. Fillah (Seorang dai muda yang intensitasnya di dunia dakwah sangat teramat luar biasa, cetar membahana, kece badai…. hehehe… agak lebay ya… tp sebagai anak muda yg eksis di dunia gadget, gurunda satu ini adalah referensi terbaik saya. di dunia twitter, instagram, karena beliau eksis bgt… dan selalu sedia sharing mengenai ilmu2 di dunia medsos tsb. Kalau masalah buku, buku beliau banyaaakkk bgt. saya ngikutin beliau dari buku pertamanya yang berjudul “Nikmatnya pacaran setelah pernikahan”. saya merasakan kosa kata beliau yang dari semula menulis dengan perbedaannya dengan yang sekarang…

Kalau di buku2 awal beliau tulis itu gahulll bgttttt….. bahasanya, pemilihan kosa kaatanya. dan di buku2 kekinian beliau saya dapat merasakan kehalusan bahasa dan budi pekerti… ah beliau ini LUAR BIASA. Mahluk Allah yang tidak main2 dengan tugasnya sebagai khilafah dan dai sebelum menjadi apapun “kita adalah dai sebelum menjadi apapun”

Saya pikir saya akan mati kebosanan baca buku ini. Tapi ternyata tidak, saya menikmati banget baca buku ini. Walau saya bacanya di waktu2 luang yang saya luang2in… :)

Selama dinas di denpasar, karena memang hanya memeriksa laporan hasil inspeksi, saya juga mencoba mengkhatamkan  buku ini. dengan pelan2, seperti menikmati secangkir kopi :) nikmat sekali.

Continue reading

Flu bisa bahaya juga

Pagiii… It’s a beautiful morning. It is.
Jadi aku mau cerita ttg flu yg ternyata dampaknya bisa bahayaaaa bgt.

Hari selasa dan rabu kemarin saya dan pak harno dinas ke gunung putri. Kemudian secara mendadak hari kamis dan jumat kami harus langsung dinas ke cimahi.
Memang sudah beberapa hari saya radang tenggorokan yang berubah menjadi flu.

Flu saya anggap biasa. Cuma flu kan. Saya minum beberapa butir obat herbal kesukaan saya.
Saat hari Rabu sesampainya di cimahi mendadak telinga saya sakit luar biasa. Rasanya seperti daun telinga saya sedang dijewer sangat kencang dan gendang telinga saya seperti dipukul2.
Saya lihat pak harno pun lunglai tak berdaya dengan flu nya walau tetap berusaha kuat.
Kami sedang bertugas. Kami tidak ingin mengecewakan peminta jasa apabila kami gagal atau menunda pekerjaan.
Sayapun tidak menyangka telinga saya akan sesakit ini. Saya menghubungi teman2 saya yg memang berkecimpung di dunia kesehatan via wa group. Kemudian salah seorang menyuruh saya beli obat di apotik. Karena saya gak mungkin mampir ke rumah sakit. Sore hari saya baru bisa ke apotek. Dan alhamdulillah sakit telinga saya mereda. Pak harno tetap ke dokter. Dan alhamdulillah hanya flu saja.

Saya kaget saat malam hari cairan keluar dari telinga saya dan sedikit darah. Panik. Tapi hari sudah sangat malam. Saya terus komunikasi dgn teman2 di group. Sampai saya terlelap dengan suara2 keras masih saya dengar di telinga.

Pada hari jumatnya target saya cuma satu… Menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin dan segera kembali ke depok.
Saat siang mendadak dapat perintah lagi minggu depan balik ke cimahi dan purwakarta. Rasanya saya sudah tidak sanggup. Lelah sekali. Tapi saya tidak boleh mengeluh..ini tugas. Amanah.

Dari cimahi jam 5 sore dan sampai depok jam 10 malam. Saya lalu terlelap. Solat isya sudah saya jamak sebelumnya saat solat maghrib.

Continue reading

Sempurna

Alkisah berkumpullah empat orang wanita berusia 20tahunan akhir. Yang saling memiliki kedekatan hati dan hampir kesamaan tingkah laku. Mereka saling bersenda gurau setelah sekian lama tidak bertemu.

Membicarakan kesibukan masing2 dan juga tentang masalah2 penting. maksudku seakan-akan penting. dan harus dibicarakan dengan segera saat itu juga

Kemudian.

“Kak, bagaimana dengan ikhwan tempo hari yang dijodohin sama kakak oleh guru ngaji kemarin?” tanya seseorang dari mereka kepada seseorang yang lain.

Continue reading

Jakarta – Garut – Tasikmalaya – Pameungpeuk – Bandung – Jakarta

Aku  nulis ini saat dalam perjalanan dari Tasikmalaya ke Pameungpeuk. Dimanakah Pameungpeuk? Aduh.. abdi ge teuing. kwkwkwkw….kota nan jauh di selatan sana deh. Katanya sih sekitar 3-4 jam gitu.

Jadi perjalanan di mulai selasa pagi dari Jakarta. Berangkat jam 06.25 WIB dari kantor terus sampe bekasi jam 07.30 (jemput nuziyanto) dan sampe Garutnya tuh jam 10.30 (disambi makan kupat tahu dulu, coz si bapak2 pada kelaperan…

Setelah urus masalah2 non teknis di Garutnya kita lanjut ke Tasikmalaya jam 16,00 wib. nginep di rumah keluarga yang ada di Tasikmalaya. Alhamdulillah nyaman dan tidur nyenyak. Sempet2in juga makan mie bakso priangan… *bakso kesukaan seumur idup. ketemu nenek yang lagi sakit, bibi, mamang, uwak dsb. Dimasakin jengkol *makanan kesukaan bapak2nya. dan ayam kampung goreng.

Hari Rabu nya, jam 07,00 kami mulai jalan lagi deh dari Tasik ke Pameungpeuk. Di Pameungpeuk sendiri mau inspeksi kabel SUTM 1,1 kms dan SKTM 138 meter. dikit yak, tapi jalannya… aduh… serruuuu. Gini deh nasib auditor :p

Dari Pameungpeuk rencana lanjut ke Bandung.

Jadi teh ini kerjaan apaan sih…

Continue reading