Posted in Family

Hai Kamu

Maáciy udah nemenin hari2 aku selama 2 tahun ini (10 hari lagi! ). Jatuh bangun, bersama kamu. Saling memahami kekurangan dan mengapresiasi kelebihan masing-masing.

Aku sendiri surprise dengan hubungan kita. Aku merasa ajaib. Merasa beruntung. Walau kadang merasa bersalah juga, dan berpikir apakah aku deserve ngedapetin ini semua? #interovert_detected

Maapin aku yang suka ngeselin, suka seenaknya, suka ceroboh. Ada banyak yang ku pelajari darimu. Dan selama 2 tahun ini kita selalu saling melengkapi, selalu saling berusaha memahami, dan saling support menggapai impian. Aku belum pernah merasa sepeduli dan seberusaha ini dalam suatu hubungan, dimana semuanya worthed. Aku selalu berjanji setiap hari, aku akan menjadi orang yang lebih baik lagi, sebagai istrimu, sebagai sahabatmu 🙂 insyaAllah. Semoga Allah meridhoi setiap jejak ikhtiar kita di bumi ini. Aamiin.

Happy Anniversary, My baby!

I love you

Terima kasih karena sesekali membiarkan saya dengan kegilaan saya, walopun sering diomelin jg… hehee

 

Advertisements
Posted in Family, Fun, Work

Pulau Ternate – Tidore

Alhamdulillah setelah 4 jam penerbangan dari Jakarta, akhirnya pesawat yang saya tumpangi berhasil mendarat dengan selamat di bandara Sultan Babullah, Ternate. Take off jam 10 pagi dan saya mendarat pukul 4 sore (ada perbedaan 2 jam antara Jakarta dan ternate)

Teman2 dari perwakilan ambon menjemput saya. Dan kami lantas langsung ke lokasi selepas check in hotel. Niat saya mau langsung istirahat di hotel bubar sudah. Karena ada hal2 mendesak di site. Bahkan selepas solat maghrib kami langsung rapat bersama beberapa orang penting dikarenakan dibutuhkan nota kesepahaman bersama antara kami dan beberapa pihak super penting dan sibuk tersebut.

Setelah makan malam dengan gulai kambing, saya sampai hotel kembali pukul 9 malam dan baru berhasil memejamkan mata pukul 11.30 malam. Itupun setelah teleponan sama suami dan ngadu klo gak bisa tidur. Mungkin saya masih jetlag.

Karena saking excitingnya, besoknya saya ikutan jogging ke daerah alun2 ternyata banyak yang jogging lho. Masjid Al Munawwar hanya berjarak 1 km dari tempat hotel saya menginap.

WhatsApp Image 2017-11-13 at 18.15.48 (1)
Masjid Agung Al Munawwar
WhatsApp Image 2017-11-13 at 18.15.48 (2)
Mall Muara Ternate
WhatsApp Image 2017-11-13 at 18.15.48
Fort Oranje
WhatsApp Image 2017-11-12 at 07.07.27
MUI Maluku Utara
WhatsApp Image 2017-11-12 at 07.07.28
Parkiran speedboat
WhatsApp Image 2017-11-12 at 07.07.31 (1)
Para Pejogging
WhatsApp Image 2017-11-12 at 07.07.31
Tampak Samping Masjid Agung Al Munawwar
WhatsApp Image 2017-11-12 at 07.07.32
Matahari terbit dari Ternate

Continue reading “Pulau Ternate – Tidore”

Posted in Family

I found you, You found me

U are my imam, chosen by the almighty.

Hai imamku,

Makasih udah warnai hari2 aku

Udah membuat semuanya worthed buat diperjuangkan, dijalani dan dinikmati.

Terima kasih sudah memilihku diantara milyaran wanita di dunia ini

Masih teringat dalam benakku saat pertama kali bertemu denganmu

Aku cuek. Emang sudah sifatku.

Namun hatiku bergedup tak karuan

I found you, You found me
Semoga cinta ini sampai ke SurgaNya. aammiin

 

 

Posted in Family

Comfort Zone

I am in a very comfort zone now. With my lovely hubby who is totally understand me. We are doing things together. He almost never let me do my things alone. xixixixi well, yes it’s a little bit interrupted since I am an introvert person who is someone needs some little space/private times for a while. But I am happy. With someone who really really protect me. and off course I am feeling safe.

Hmmm anyway, it is already 4 days I felt back pain and muscle pain. Sometimes I have to sit back and relax to release my back pain. And feel a little bit nausea. And the worst is I feel contraction in my lower stomach and it is come and go.

I have’t have my period since my miscarriage last month. yesterday was exactly a month since I lost my baby. I cry a little bit yesterday. I miss my kid.. 🙂 but life must go on. I totally believe and put all my trust on Allah SWT. Allah SWT is the best planner in my life. No matter how down I am sometimes, I just believe and become more believe for all Allah’s strength in my life. And the more I realize how I am so depend on Him. I am hoping for a good news that I am pregnant again. I heard my friends who just had miscarriage but already conceive for the next month. Nothing is impossible. I have to eat nutritious food and still do exercise. Hope this time my pregnancy have is the healthy one. insyaAllah. aamiin.

Posted in Family

I am not ready…yet

Saya gak siap menjadi ibu. No judgement! emangnya mudah menjadi ibu??? menjadi ibu itu artinya kamu harus menjadi sempurna, Sempurna untuk suamimu dan sempurna untuk anak2mu.

Apa idealisme saya setelah saya menjadi ibu? saya ingin anak saya menjadi hafidz/hafidzoh, sekolah di sekolah favourite yang kompetisinya sehat, suka olahraga, makan2an sehat dan bergizi, periang, suka tantangan, ringan tangan dan rajin menabung. ini serius???? serius banget!!!

Menjadi ibu itu artinya gak punya obsesi yang berkaitan dengan dirinya sendiri at least sebelum anak2nya mandiri. Obsesi seorang ibu adalah mencetak seorang anak penerus peradaban! Gampang???? YA NGGAKLAH!

Di sisi kemanusiaannya, anak bayi itu katanya rewel. Tapi ada juga yang nggak sih. Mereka suka bangun sesuka2nya, buang air besar sesukanya, teriak2 dan nangis jg sesukanya. Pusing??? ya pusing lah!

Jadi mau saya apa sebenarnya??? ya saya mau menjadi ibu idealisme seperti yang saya inginkan! saya gak mau setengah2! BE IT OR NEVER!

Karena anak itu lah yang akan menentukan orang tuanya mau masuk neraka apa surga.

ya kan??? ya kan??? iyain aja deh.. ini blog aku!

Kira2 anak2 aku bakalan tertekan gak ya? bakalan menyesal udah pernah aku lahirin gak ya???? kesel sama obsesi umminya gak ya??? SEMOGA NGGAK!

aku mau anak aku deket sama akhirat, selalu ngerasa diperhatiin dan disayang sama Allah, lewat umminya, abinya, kakek dan neneknya jg sodara2 muslim dan umat manusia lainnya.

Ini ideal banget ya???? but like the oldies said, bermimpilah setinggi2nya minimal klo gak kesampean kenyataanmu gakkan jauh2 dari mimpi2mu.

Anak2ku sayang,ummi blm siap jadi ibu! itulah  kenyataannya! tp bukan berarti ummi diem aja dan gak berusaha, nak! karena ummi mau jadi ibu idealis versi yang ummi sebutin tadi itu, jadiiii… ini lah beberapa langkah yang akan ummi lakukan.

  1. Belajar masak sehat (abi kann jg suka makan, jadi cocok ya)
  2. Ngelanjutin tahsin di Al Hikmah (InsyaALLAH sampai dapet syahadah)
  3. Mulai menghapal al qur’an lagi
  4. Belajar cara mengajar anak
  5. Belajar mengetahui psikologis anak
  6. Selalu berdoa agak diberikan anak yang soleh/solehah.
  7. Olahraga, dan ketat ber-KF supaya bisa kuat ngurusin kalian, kalian itu merepotkan! hehehe

 

Ya Allah, kabulkanlah. aamiin

Ummi akan menantimu, anak2ku 🙂

Posted in Family

Ujian hidup

Aku baru selesai tabata 4 set, dan mungkin karena hari baru selesai hujan, ini keringetan ngucur deras bangetttt….

anyway, I just lost my baby… 4 days ago. Kalo kata kakakku ini, mendapatkan momongan adalah ujian hidupku saat ini. Ya setelah ujian hidup mencari pasangan hidup sudah terlewati. Begitulah hidup ya. Aku cuma berharap bahwa aku lulus melewati ujian demi ujian ini. Walaupun aku gak tau kriteria kelulusannya apa. Rasa bersyukur dan sabar? Mungkin?

Sekilas saja, Baby A gak bertahan di rahim ibunya ini. Detak jantungnya lemah. Saat pertama kali mendengar detak jantungnya aku bener2 nangis bahagia, tapi dokter bilang detak jantungnya lemah. Ah kalo diingat itu adalah 2 minggu paling aneh dalam hidupku. Moodku aneh. Aku masih ngantor. Tilawah dan dzikir masih aku jaga terus. Lalu hari itu saat jadwal kontrol, FHR of my baby already gone. Panik. Langsung putar arah ke RSCM, ke dokter fetomaternal. Aku hanya berdoa “Ya Allah, jika anak saya masih bisa diselamatkan, maka bantulah kami untuk berusaha semaksimal mungkin, namun jika memang belum rejeki kami, maka mohon lapangkan hati saya dan hati suami saya untuk menerima semua ketentuanMu.

Then, Hasilnya sama. He/She couldnt make it. Allah sayang baby A. Diambilnya kembali. Karena Baby A memang milik Allah SWT.  Allah adalah sebaik2nya pelindung dan penjaga.

Suami saya yang kelelahan saat itu, setelah menyetir dari depok-duren 3-kelapa gading-menteng- duren 3, ilang fokus. Saat itu beliau super kelelahan. Hatinya, energinya, dsb. I know. He was miserable. He wants this kid much more than me.

Tapi aku gak mau bermalam di mobil, aku mau tidur, di kamar. Maka setir aku ambil alih dari pasar minggu ke depok. Aku menangis dalam diam. Ya nangislah ya, namanya juga kehilangan. Kata suamiku, Rasul aja kehilangan anak nangis, apalagi kita yang masih banyak dosa? Well said, beib.

Continue reading “Ujian hidup”