Posted in belajar

Tentang alkohol dalam makanan

Tulisan ini bagus banget,aku copast tanpa ijin dari sebuah komentar di FB gara2 status salah satu user yang bilang klo bir halal. #dan mbaknya dikasih pencerahan tp woles bae. ya udah terserah. tp buatku sendiri, aku jadi belajar bangetttt.

################################################

ALKOHOL[poto dari sini]

Hukum pemanfaatan alkohol dalam makanan.

Jika dilihat dari penggunaannya, dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kriteria sebagai berikut;

a) Jika makanan atau buah-buahan mengandung alkohol alami, maka hukumnya boleh diminum. Seperti dalam buah duren, jeruk, nangka, dsb. Akan tetapi jika difermentasikan dengan membiarkan sehingga alkoholnya meningkat dan memabukkan, maka hukum meminumnya haram.
Syaikh Yusuf Qardhawi menerangkan: Makanan-makanan yang disebutkan dalam hadits seperti anggur, korma, madu, jagung, serta gandum bukanlah benda-benda haram. Kemubahan benda-benda semacam ini juga berdasarkan keumuman nash-nash al-Qur’an yang membolehkan manusia menikmati apa saja yang ada di muka bumi ini, kecuali makanan-makanan yang diharamkan untuk dikonsumsi. Sehingga lahir kaedah ushul fiqh, “Asal segala sesuatu adalah mubah, selama tidak ada dalil yang mengharamkannya.” Akan tetapi ketika makanan-makanan yang mubah ini (jagung, korma, jagung, dan lain-lain) diproses dengan proses tertentu, ia menghasilkan ‘benda lain yang memabukkan’ (khamer). Maka Allah mengharamkannya karena sudah berubah menjadi dzat yang memabukkan.

Continue reading “Tentang alkohol dalam makanan”