Posted in friendship

The City I missed

After 3 weeks I decided to go to Jambi City to come to my best friend’s wedding, Dela. Fortunately on November 28, 2014 is my other besties birthday, mathilda….

Dia mutasi ke Jakarta jg, tapi di kantor pusat. Well, kami mengantarnya sampai ke bandara. Ada se3dikit rasa sedih. eh banyak ding… πŸ™‚

Entah gimana, padahal aku udah duluan pergi mutasi ke Ibu Kota, dan aku di jambi hanya 2 hari tapi kenapa aku ngerasain mellow begini ya.

Dan aku sama temen2 pergi ke tempat aku dan the nyenyes biasa makan malam. Aku ngerasa nyesek bgt gitu… suatu perasaan yang aku gak bisa mendefinisikannya.

I miss this city I do. Aku merindukan kebersamaannya. dan nanti aku pasti akan sangat merindukan temen2 pengajianku jg. aku merindukan mereka jg.. sangat! I know., I was fallen in love with this city so much.. ^_^

1527071_10152875000783599_7186724242902250229_n

mathilda

Posted in life

Moving Out

Alhamdulillah wasyukurilah…

Setelah menanti selama 3 bulan, SK mutasi saya turun jg. Sekarang udah di tangan. Ih gemessss… seneng… pgn loncat2… tp sepertinya sujud syukur saya sdh cukup ya πŸ™‚

Setelah 5 tahun menjadi perantau di negeri Sebrang Jambi, saatnya saya pulang kampung ke Ibu Kota. Rasanya sulit dideskripsikan ya…. Hari ini saya mau bilang ini adalah salah satu kemenangan saya… Ya saya ngerasa menang krn niatan untuk mengurus orang tua kesampean jg πŸ™‚

Alesan utama saya pulang karena saya mau ngurus orang tua yang sudah semakin renta. Suka sakit. Saya berpikir bahwa mereka adalah jalan menuju surga buat saya… (fyi saja, saya blm bersuami jadi saat ini bakti saya ke orang tua adalah nomor wahid)

Sebenrnya perihal SK ini udah denger dari 2 bln lalu. Tapi entah kenapa… SK nya gak nyampe2. Sempet nangis2 nunggu SK, sampe akhirnya pasrah… eh tu SK dateng sendiri dongggg

#SUJUD SYUKUR

ALHAMDULILLAH

Allah kasih SK ini passs bgt.. Pas Papa dan Mama balik dari Haji, Jadi inget kenapa aku gagal S2. Kalo aku di Bandung, tetep aja jauh dari Papa dan Mama jadi gak bisa ngurus mereka juga dong.

Continue reading “Moving Out”

Posted in Uncategorized

Perpisahan

Sedih. Hanya kata itu saja yang bisa kuucapkan.

Aku bukan tak peduli. Sungguh. Aku hanya.. “sedih”

Seorang kakak yg juga temen gank ku akan meninggalkan Kota Jambi, dia mutasi ke kampung halamannya di Jawa Tengah sana.

Awalnya aku tidak ingin sedih. Toh selama 7 tahun, dan dia sudah mendapatkan yang selama ini dia cari. Ya? Tentu dia bahagia, dan aku ingin merasakan kebahagiaan itu juga. Bukan kesedihan. Tidak. Aku tidak mau sedih.

Aku mengenalnya sejak aku berada di Jambi, berarti sudah jampir 5 tahun… Kami tidak dekat begitu saja. Ada proses. Di saat kami saling mengenal satu sama lain. Ada beberapa kali slek bahkan saat kami sudah menjadi sahabat sekalipun…

Dia selalu bilang bahwa aku adalah temennya yang paling keras, susah dikasih tau. Tapi kata dia aku selalu beruntung. Selalu ada orang yg sayang sama aku dan memperhatikan aku walau aku suka ngeselin orang lain bukan maen.

Bagiku dia kakakku, yang selalu bilang ke aku, untuk selalu mendahulukan orang tua apapun yang terjadi. Sesulit apapun kondisi, orang tua itu nomor satu. Dia berkata begitu, karena diapun telah melakukan hal yang sama ke orang tuanya.

Ada saatnya dimana kami sibuk dengan urusan dan masalah masing2. Saling melupakan dan meninggalkan. Tapi saat kembali bertemu, rasanya ada air dari telaga yg sangat segar sekali rasanya…. menghilangkan dahaga. Aku dapat menjadi diriku yang apa adanya… tanpa perlu menutup2i…

Aku sayang mbakkuuu…. πŸ™‚

Aku banyak belajar dari dia. Entah itu mengenai ilmu kehidupan sehari2 atau pun ilmu di dunia kerja.

Di kehidupan sehari2 orang nya low profile, rempong bgt klo ada tamu, suka gak enakkan, jawa bgt lah, hehehe, walo kalo udah marah.. hemmm… jgn macem2 deh. Orangnya juga ngalahan. Dia mau dengerin pendapat orang lain dan tangannya ringan dalam membantu orang lain. Hal ini juga berlaku di dunia kerja.

Sukses ya mbak.. aku seneng bgt akhirnya dirimu dapat bersatu dengan suami, bisa se kota, setelah selama 5 tahun harus LDR… hiks.. salut bgt…

Aku gakkan sedih. Walo rasanya sudah sangat membuncah di dalam dadaku ini.

Nah tetiba temenku yg segank lain ngajakin melepas kepergian si mbak ini nanti sore…. !!!! aku takut… takut gak bisa nahan tangis…. aku benci, aku benci hal2 sentimentil!! Aku takut… arrggghhhh

Me And My Bestties in PLN Jambi :)
Me And My Bestties in PLN Jambi πŸ™‚

*Siapin tissuee dulu ah, malu kalo ampe nangis.. :p

"Nyenyes" action
“Nyenyes” action
Posted in Uncategorized

ngegembel = pasrah

Acara ngegembel kali ini adalah kedua kalinya untukku… pertama waktu tahun 2005, ngegembel bareng RASIS Semarang-Jogja, bertiga tanpa persiapan apa2 dan aku hanya jadi korban mereka… heuheuheu…

Dan Di akhir tahun 2009 ini, ide ngegembel muncul karena ada libur 4 hari, yaitu tgl 24-27… OMG…. panjang bener yak… dan aku males super males buat balik ke jawa…. a.k.a my hometown. Thinking punya thinking, Uni za ngajakin aku ke padang…. Sementara temenku ngajakin mudik bareng ke Jawa.

Aku memutuskan untuk ikut ke padang aja… hihihi… No reason. I just wanna feel another air of this earth… mgkn lagi jenuh jg kali yak…

Dan tiba2 rencana semakin keren karena banyak diskusi sama Elly, the queen of bekpeker *as long as I know. Dia ngasih banyak masukan tempat2 yg kudu ku kunjungi selama di padang… here and that… dan aku jg konsultasi ke seorang temen yg juga seniorku di kampus, yg saat itu di Padang.

Cuaca gak gitu bagus di tanggal 23 Desember 2009, bahkan padang sempat kena gempa klo berdasarkan data di USGS.GOV adalah sebesar 5,9 Sr. Ragu?? pasti… hehehe.. Seharusnya aku berangkat tgl 23 sore itu, tapi karena berkecamuk berbagai pikiran aneh dan ragu, aku pun mencoba menenangkan diri. Berpikir jernih. Kalo memang yang aku takuti adalah kematian, kenapa aku harus takut, bukankah kematian bisa terjadi dimanapun. Lagipula uni za dah kasih tau klo Padang aman2 aja. Sore itu akhirnya aku memesan travel menuju muara bungo, tempat uni za sekarang. Ternyata semua travel penuh. Akupun memesan untuk keesokan harinya, tgl 24 pagi.

Aku cm bawa beberapa kaos dan beberapa celana lapangan. Karena semua bajuku memang belom pada kering, termasuk semua rok. Hujan begitu rajin membasahi jambi beberapa hari terakhir. Aku pakai sendal jepit yang berbalutkan kaos kaki. Hmm.. keknya tampangku cukup meyakinkan untuk jadi backpacker… heuheuheu…

Travel menjemputku pukul 07.30 WIB, dan aku sampai di Muara Bungo pukul 14.00 WIB. Aku sempat istirahat sebentar di kos Uni Za. Setelah mengelilingi muara bungo dan makan soup yang hangat, kami meneruskan perjalanan naek travel ke padang pukul 20.00.

Sampai padang kami di sambut Merry, teman baik Uni, pukul 02.00 WIB. aku langsung terlelap tanpa basa-basi di kamarnya. heuheuheu…

Pukul 06.00 kami langsung berambur ke pantai di daerah tabing yang cm ditempuh jalan kaki sekitar 15 menit. Subhanallah.. aku tercengang. Can’t believe. I miss beach so much… hihi.. *jadi kek orang kampung baru ke kota. Cengok. Banyak perasaan yg gak bisa didefinisikan… ^^ Apalagi pantai ini benar2 masih perawan. Bersih. Sepi. Hanya Kami.

Pukul 09.00 kami langsung bersiap ke Bukittinggi… Memakan waktu 2 jam dari padang ke bukittinggi. Sampai sana jam 11 kami langsung ke Ngarai sianok, lubang jepang yang cukup menyeramkan (karena lampunya saat itu sedang mati), kebun binatang yang disebut Taman Marga Satwa Budaya Kinantan, setelah itu shalat dzuhur dan ashar dijamak di Masjid Raya, dilanjutkan perjalanan ke Jam Gadang….Saat di jam gadang, aku bertemu sahabat lamaku sewaktu kuliah dulu, Nadia Nofrima, I miss her, My room mate selama 2 tahun… hihihi.. tapiΒ  kami gak bisa melepas kangen lama2 karena rima sedang bersama temannya dan rombonganku sendiri memutuskan untuk kembali ke padang saat langit semakin gelap.

Continue reading “ngegembel = pasrah”