Posted in Family, Uncategorized

Cuti 2 minggu

Karena baru sembuh DBD dan habis melakukan sebuah operasi kecil, saya dikasih ijin sakit ama dokter selama 2 minggu, kemana?? langsunglah saya terbang ke Jambi, tempat suami. Opppsss, ketauan deh kalo kami LDR.

Yes, sementara ini saya dan suami LDR ajah, saya di depok, beliau di Jambi.

Berhubung beliau sendirian aja di kontrakan, jadi peralatan masak ya seadanya, soalnya beliau juga gak hobby masak.

Jadi setelah saya sampai di Jambi dan berniat bedrest di sana, saya minta temen saya dulu di kantor Jambi sini untuk nganter oven dll ke rumah :))) #ini oven saya juga sih yang udah saya kasih ke temen saya itu. Saya disuruh bedrest aja, tapi kan bosen ya, lagian saya lagi on fire bgt dalam hal masak memasak, apalagi masakin suami, surga bgt!!!

Suami suka nganterin ke pasar pagi2, terus beliau kerja, jam siang pulang buat makan siang dan kembali lagi ke kampus (beliau dosen gt), pulang lagi biasanya mendekati maghrib klo gak ada jam ngajar tambahan, kadang bisa sampe malem juga sih. Saya mulai masak biasanya jam 10, untuk makan siang aja, untuk makan malam dan makan pagi, saya masaknya sore, selepas abang kembali ke kampus.

Continue reading “Cuti 2 minggu”

Advertisements
Posted in Family, Ibadah, life, Peradaban, Uncategorized

Honeymoon

Alhamdulillah pny suami yang memiliki visi dan misi yang sama. Kami sudah 2x melakukan syuro keluarga kecil kami dan aku semakin bahagia. Ada banyak perasaan yang sangat sulit untuk diucapkan dengan kata-kata.

Jadi sejak hari H pernikahan, kami berdua cuti selama2 minggu. Berjalan berdua aja ke sana kemari.

HONEYMOON,

Sebelum bertemu dengannya yang ada dalam benakku tentang sebuah honeymoon itu adalah Mesir, atau minimal Lombok.

Tapi setelah bertemu dengannya, ternyata rencana berjalan dengan lebih indah lagi. Kami banyak bersilaturahim dengan orang-orang. Saudara2 terutama dan teman2 pengajian.

Saya yang kadang suka malas silaturahim ini dipaksanya untuk silaturahim…. dinasehati, “Silaturahim itu berpahala, memanjangkan usia. keletihannya anggap aja jogging” aduh, meleleh.

Suami saya orangnya kalem, hatinya lembut. Kalo lagi kyk gt, saya suka malu sendiri dgn sikap saya yang suka cuek dan kdg jutek.

Hobi kami klo lagi bosen, baik itu di kereta, di busway atau dmnpun adalah bikin tebak2an garing dan kami ketawa bareng.

Continue reading “Honeymoon”

Posted in Family, Uncategorized

Being a wife

walimahan

 

 

Alhamdulillah sudah seminggu beralih status menjadi seorang istri 🙂

Bersyukur bgt!!! jitak jidatku dong. Karena rasanya sampai sekarang masih kayak mimpi 🙂

Proses kami begitu mudah, lewat murobbi. Jalur PKS. Tempat saya ngaji.

Tgl 03 Oktober saya nerima proposalnya.

Tgl 17 Oktober ta’aruf didampingi kedua murobbi

Tgl 01 November Khitbah

Tgl 25 Desember Walimah 🙂

 

Alhamdulillah… sang suami (kala itu masih calon suami) lancar bgt ngasih hapalan surat ar-rahman sebagai salah satu mahar.

Sebelum akad, si calon suami jaga pandangan betulll! Tak pernah melirik sedikitpun ke saya. Paling senyum aja pas kami berpamitan.

Alhamdulillah, karena ternyata… banyak sekali kecocokan di antara kami. Impian kami sama. Banyaaakkkk sekali kesamaannya.

Beliau sangat memuliakan saya sebagai istrinya, sahabat terbaiknya dan juga sebagai adiknya.

Continue reading “Being a wife”

Posted in Uncategorized

Khutbah Pernikahan

Pernikahan itu seperti kematian, ia tak dapat diprediksi namun wajib untuk disiapkan.

Pernikahan itu seperti kematian, ia tak perlu dibicarakan namun ia pasti akan datang.

Kita seringkali menganggap pernikahan itu adalah peristiwa hati. Padahal sesungguhnya pernikahan adalah peristiwa peradaban.

Ini bukan hanya tentang dua manusia yang saling mencinta lalu mengucap akad.

Ini peristiwa peradaban yang mengubah demografi manusia.

Pernikahan adalah sayap kehidupan. Rumah adalah benteng jiwa. Jika di rumah kita mendapat energi memadai, di luar rumah kita akan produktif.

“Sakinah” bukan cuma “tenang”. Ia berasal dari kata “sakan” yang artinya “diam/tetap/stabil”. Maka ia tenang karena stabil, bukan lalai.

Sakinah: ketenangan yang lahir dari kemantapan hati. Manusia menjadi tenang saat kebutuhan-kebutuhannya terpenuhi secara komperhensif.

Al-Qur’an menjelaskan: “Kami jadikan air sebagai sumber kehidupannya”. Air (mani): sumber stabilitas dan produktifitas. Hakikat pernikahan tidak bisa dipelajari dari manapun.Learning by doing.

Islam arahkan menikah muda agar penasaran itu cepat terjawab. Agar setelah “rasa penasaran” itu terjawab, perhatian seseorang bisa lebih banyak tercurah dari urusan biologis ke intelektualitas-spiritualitas.

Tidak perlu takut terhadap beban hidup, yang perlu dilakukan hanya mengelolanya. Sebab pelaut ulung pun terlahir setelah melewati gelombang-gelombang samudera.

Yang bisa membuat kita melewati gelombang itu adalah persepsi awal yang benar tentang cinta. Dorongan untuk terus memberi pada yang kita cintai.

Hubungan yang terbina bukan hanya hubungan emosional, tapi juga spiritual-rasional. Karena keluarga ini adalah basis sosial terkecil untuk membangun peradaban.

[Khutbah pernikahan anak Ust. Tate Qomaruddin oleh Ust. Anis Matta]

Posted in Uncategorized

HAPPY NEWS

Alhamdulillah, tingkat stressku akhirnya bisa menurun secara significant. hehe. Papa sakit ternyata benar2 menyita pikiran, rasa, hati dan waktu…. Akhirnya beliau mau juga dibawa ke dokter. Ternyata kedeteksi ada typusnya sama inspeksii saluran pernapasan. Dirawat jalan gitu.

Selang 3-4 hari kok demamnya gak turun2, mungkin karena papa banyak bergerak juga. Akhirnya dengan sedikit memaksa, selesai control aku bilang sama dokternya aku mau papaku dirawat inap. Nekad. Tentu saja. Papa dirawat 4 hari 3 malam.

Ada cerita lucu di sini, pada hari ke-2 (pagi hari), tiba2 tagihan dari rumah sakit udah menyentuh angka 4 juta. Aku syok dong. Ngobrol lah sama Ipeh. Eh ipeh bilang, “Lah lo sih lagian gak nanya2 dulu. Di situ emang mahal… soalnya bla bla.. bla…” Maklum selama ini aku tiap kali opname kan gak pernah tau abis berapa. Cuma dateng dan pergi begitu saja. Nah terus aku mikirin deh ambil tabungan. Tapi karena itu hari sabtu gimana dong. Tabunganku kan banyak di rekening tak ber-ATM. Mana token lagi ilang entah dimana. Sejenak aku stress. Hahahaha. Pas Dokter visit ternyata dia bilang Papa harus dirawat 4 hari, ada lega dan ada stressnya. Lega karena itu sampe hari senin, artinya aku msh ada waktu ngambil uang ke bank. Stressnya ini tagihan  mau bengkak sampe berapa? hehee…. mana si kasirnya udah nagih2 gitu disuruh bayar. 😀

Akhirnya dong aku curhat ke kakakku. Ini pelajaran bgt buatku supaya nyisain uang cash yg byk. Selama ini aku lbh ke pembelian investasi gitu. Nah terus … kakakku jg sama aja kyak aku, gak pegang uang cash. Kakak ipar yang kebetulan megang CC unlimited (gaya bener deh), segera dikontak supaya balik dari kampung. Dia lagi ke kampungnya di Pemalang. Esokannya si abang super kece itu dateng ke rumah sakit dan langsung aku todoh dengan sisa tagihan… hehehe…. aduh meni lega bgttttt…… Alhamdulillahirobbil’alamiin… makasih semua yang udah doain Papa yaaa…

Continue reading “HAPPY NEWS”