Posted in Family, Ibadah, life, Peradaban, Uncategorized

Honeymoon

Alhamdulillah pny suami yang memiliki visi dan misi yang sama. Kami sudah 2x melakukan syuro keluarga kecil kami dan aku semakin bahagia. Ada banyak perasaan yang sangat sulit untuk diucapkan dengan kata-kata.

Jadi sejak hari H pernikahan, kami berdua cuti selama2 minggu. Berjalan berdua aja ke sana kemari.

HONEYMOON,

Sebelum bertemu dengannya yang ada dalam benakku tentang sebuah honeymoon itu adalah Mesir, atau minimal Lombok.

Tapi setelah bertemu dengannya, ternyata rencana berjalan dengan lebih indah lagi. Kami banyak bersilaturahim dengan orang-orang. Saudara2 terutama dan teman2 pengajian.

Saya yang kadang suka malas silaturahim ini dipaksanya untuk silaturahim…. dinasehati, “Silaturahim itu berpahala, memanjangkan usia. keletihannya anggap aja jogging” aduh, meleleh.

Suami saya orangnya kalem, hatinya lembut. Kalo lagi kyk gt, saya suka malu sendiri dgn sikap saya yang suka cuek dan kdg jutek.

Hobi kami klo lagi bosen, baik itu di kereta, di busway atau dmnpun adalah bikin tebak2an garing dan kami ketawa bareng.

Continue reading “Honeymoon”

Posted in Ibadah

Doa saya

Saya bedoa, semoga saya enteng jodoh alias jodohnya dimudahkan dan dientengkan rejekinya alias dimudahkan dalam mencari rejeki yg halal, itu saja.. insha’Allah berkah.. 🙂

Posted in Ibadah

TRUE LOVE

I copy-pasted this quote from my lecturer at his facebook status today:

Copy beberapa kalimat dari khotbah ulama “Orang itu bisa dikatakan sayang kepada seseorang kalau dia mengajak orang itu menuju Allah, mengajak orang itu menuju surga Allah, mengajak orang itu menuju ridho Allah, barulah ini namanya sayang yang sebenarnya. Barangsiapa yang sayang kepada umat maka akan disayangi oleh Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.

translate:

speeches from the alim ulama:

“Man can be said loving someone if that man persuade the person she/he love headed to Allah SWT, persuade the person she/he love to Allah’s jannah, persuade the person to Allah’s pleasure, that’s it the TRUE LOVE.

Whoever love humanity then she/he will be loved by Allah, the Most Gracious, Most Merciful.

loveIf u love someone, don’t put his/her name in your heart, but put his/her name in your du’a. :”)

Gambar dari sini.

Posted in Ibadah

Perfect Illusion

Hari ini saya dapat baca juz 21, dan baca artinya sekalian. Juz 21 ini membahas banyak hal, terutama tentang tauhid. hebaddddddddddddd sekali. Banyak sekali kata2 yang menohok saya.

Perfect Illusion. Sungguh dunia itu benar2 ilusi yang sangat sempurna. Kita manusia memang punya sifat lupa. dan Dunia sungguh melenakan. Hati-hati,….

QS Al-Ankabut: 64

“Dan kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui…”

Subhanallah… MasyaAlloh…

Continue reading “Perfect Illusion”

Posted in Ibadah, Umrah

Umrah (Bagian: Makkah Al Mukarommah)

Akhirnya hari yang dinanti-nanti tiba… aku deg2an dan salah tingkah banget. Ini mau ketemu kakbah loh??? IYA! Mau ketemu kakbah yang selama ini cuma ada di kaligrafi atau poto2 aja…. masyaAlloh. luar biasa ini deg2annya.

Perjalanan dari Madinah ke Mekkah memakan waktu sekitar 5-6 jam. Sebelumnya kita mengambil miqot dulu di Bir Ali. Dalam keadaan ihram itulah kita niat Umrah dengan membaca doa niat Umrah “Allahumma Umrah”, kemudian selama dalam perjalanan itu kami membaca bacaan talbiyah sepanjang jalan, Labaik Allahumma Labaik… Labaikala syarikalaka Labaik… Innalhamda… Walni’mata… Lakawalmulk Laa Syarikalak…” terus menerus…

Ah, beberapa jam mendekati mekkah rasanya lutut saya benar2 bergetar…. ini mo liat kakbah yang sangat megah dan termahsyur itu…… yang tinggi dan mulia…  masyaAlloh

Pukul 21.00 kami sampai di Hotel di Mekkah. Kemudian kami langsung berjalan  kaki menuju Masjidil Haram…

Pintu Utama Masjidil Haram, dimana Kakbah ada di dalamnya
Pintu Utama Masjidil Haram, dimana Kakbah ada di dalamnya

Lalu…

kaki ini terus melaju… pelan… selangkah demi langkah…. dan deg… itulah kakbah… Kakbah yang mulia… yang dibangun oleh Nabi Ibrahim dan anaknya, Nabi Ismail… yang dijaga dan dipelihara oleh para malaikat…

Masjidil Haram.. dengan Kakbah yang termahsyur dan mulia
Masjidil Haram.. dengan Kakbah yang termahsyur dan mulia

Aku saking gak bisa ngapa2in ya cuma diem aja gitu, ngintip2 kakbah sedikit2.. masyaAlloh… ini bener2 udah di depan mata kakbahnya dan aku terdiam… butuh waktu untuk menangis kemudian…. 😥

Kami kemudian tawaf dengan saling bergandengan…. suasana di sekitar kakbah lumayan padat. kami berjalan pelan2 sambil membaca-baca doa. Kemudian solat di maqom ibrahim dan melanjutkan dengan Sa’i.

Saya sangat menikmati sa’i saya… dari Bukit Shoffa ke Bukit Marwa… Dulu… Dulu…. ribuan tahun lalu… Seorang Siti Hawa berlari2 di antara dua bukit ini di siang hari bolong.. sendirian…. tak beralas kaki…. dengan batu-batu cadas, bolak-balik sebanyak 7 kali demi mencari air untuk Nabi Ismail kecil…. yang kemudian terpancarlah air zam zam yang tak pernah habis hingga sekarang Subhanallah…. tak terasa air mata menetes mengingat perjuanganmu Ibu… huhuhuhu….

Sayapun sangat menikmati saat saya mendampingi seorang Ibu selama Sa’i. Karena Ibu ini takut ketinggalan rombongan, beliau megangin mukena saya terus. Jadi langsung saya gandeng aja. Dan kami berduapun menikmati sa’i kami dengan syahdu… Indah sekali… telapak kaki rasanya sakit, tapi apa yang ada dalam hati…. rasanya indah sekali… Subhanallah… nikmat sekali… dan Sa’i diakhiri dengan berdoa di Bukit Marwah dan tahalul (Memotong sebagian rambut)

Alhamdulillah ibadah umrah pun selesai. Pukul 3 pagi kami kembali ke Hotel. Dan selama 4 hari di mekkah kami lebih banyak menghabiskan waktu di Masjidil Haram. Berangkat pukul 2 pagi, pulang selepas dhuha kemudian kembali lagi mendekati dzuhur kemudian makan siang dan kembali lagi sampai Sholat Isya. Rasanya seneng bgt.

Apalagi saya mendapatkan 2 orang sahabat baru, Mbak Shanty dan Mbak Rahmi. Kami bertiga sempat “berambisi” mencium hajar aswat sampai kami sadar kami telah membahayakan diri kami sendiri karena tergencet-gencet dengan orang2 gede2 dan tinggi2, dan akhirnya kami ikhlas…. belum berjodoh dengan hajar aswad. hehehe.. mungkin emang disuruh balik lagi. insyaAlloh… InsyaAlloh…

Selama di mekkah kami sempat juga city tour keliling kota. Melewati Goa Hiro, Padang Arrafah (Muzdalifah, Mina) yang cukup membuat kami tercengang. Pantas ya klo saudara kita ada yang lagi haji harus sering didoain, perjuangan haji itu masyaAlloh… luar biasa bangggeetttt! wong baru umrah aja fisik udah kena hajar terus…. apalagi haji yang harus bermalam di mina, lempar jumrah dan wukuf di Padang Arafah. Subhanallah!

Selama di mekkah kami thawaf beberapa kali. Sesering mungkin. hehehe.. Alhamdulillah sempet cium kakbah, cium rukun yamani dan menyentuh pintu kakbah. Luar biasa. Maka Nikmat yang mana lagi kah yang kamu dustakan?

Continue reading “Umrah (Bagian: Makkah Al Mukarommah)”