Posted in Al Quran

Kembali ke Al qur’an

Kembali yuk Ke Al-Quran

Sahabat…
Ketika Ramadhan 1429 Hijriyah. Ismail Haniya, pemimpin Hamas, melakukan pelantikan trhdp 3500 anak-anak Palestina yang hafizh Quran.
Maa syaa Allah….

Perlu kita tahu bhw anak-anak yang sudah hafal 30 juz Al-Quran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi.

“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)

Keluarga Allah… mereka takut pada keluarga Allah.

anak2 yg usianya semuda itu sudah menguasai Al-Quran, bayangkan 10-20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?
inilah pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi. Akhirnya anak2lah sasaran utama mereka.

Luar bisa Anak2 Palestina menjadi para penghafal Al-Quran. Walau Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Quran. Tdk ada main2 bagi mereka…

Dan saat ini, karena ketakutan sang penjajah, anak2 sholeh/ah penghafal Quran itu telah syahid.
Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai kapan…. berapa generasi lagi. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia.

Bagaimana perhatian orangtua dlm mendidik generasi.
Mulai dr sblm menikah, persiapan apa yg telah dilakukan. Saat Anak dlm kandungan, dst.
Kembali yukk pada Al-Quran..

Dalam hadits:
“Siapa yang membaca Al-Quran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab : “Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an.”
(HR. Al-Hakim)

Pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus pun pny andil…..Rokok sampai saat ini msh bnyk kita temukan….
Rokok itukan merusak generasi muda.

Bahayanya bisa kita baca dibanyak web, bisa kita lihat di poster2 atau dibuku2. Yukks… Lindungi diri, klg, saudara, tetangga. Bahkan negara kita tercinta ini. Berharap dpt diterapkan larangan merokok di Indonesia, krn gk ada manfaatnya. Malah kerugian paralel…na’udzubillaah.
Semoga Allah menjaga kita, keluarga kita dan negara kita untuk dekat dngNya lewat Kitab suci mulia : Al-Quran. Aamiin…

Mungkin kita pernah tahu Dr. Stephen Carr L yg membuat tesis sampai menghabiskan waktu hampir 8 tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.
Ia ingin Tahu kenapa Yahudi pintar-pintar.
Mengambil penelitian di negara yg penduduknya yahudi2.
Dimulai dengan persiapan awal melahirkan. Disana,  setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami. Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika. Kebetulan Stephen suka matematika. Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?”
Dia menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.” Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.

Selain pelajaran atau ilmu, makanan juga sangat diperhatikan oleh mereka.
Mereka akan makan buah-buahan dahulu sebelum hidangan utama. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.
Dan di Israel, merokok adalah tabu, klo diundang makan di rumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Mereka akan menyuruh kita keluar dari rumah mereka.

Nah, skrng bahas olahraga yuk.. disana yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Menurut teman Yahudinya Stephen. Memanah dan menembak dapat melatih otak fokus.
Itu sunnah Rasulullaah sahabat..

Sunnah yg sangat menguntungkan. Disaat bnyk umat islam yg menyepelekan sunnah.
“Itu kan cuma sunnah, gk dikerjakan gk dosa.”Bukan…. bukan itu hrsnya pola pikir kita. Justru sunnah adalah keuntungan yg diajarkan baginda Nabi Muhammad SAW yg seharusnya kita ikuti, bukan ditinggalkan.

Ubah mindset kita!!

Kembali yuk ke Al-Quran…

Dalam Al-Quran Allah berfirman bhw para Penghafal Quran itu adalah orang2 cerdas. Orang2 yg sungguh diberi Ilmu.

“Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zhalim.” (QS. Al-Ankabuut 29:49)

Bahagia bersama Al-Quran.
In syaa Allah, anugerah indah dari Allah SWT.

Allah membolehkan seseorang memiliki rasa iri terhadap para ahlul Quran, iri menginginkan seseorang yang diajarkan oleh Allah kepadanya Al Quran kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, sehingga tetangganya mendengar bacaannya, kemudian ia berkata, ’Andaikan aku diberi sebagaimana si fulan diberi, sehingga aku dapat berbuat sebagaimana si fulan berbuat.

Bahkan nikmat mampu menghafal Al-Quran sama dengan nikmat kenabian, bedanya ia tidak mendapatkan wahyu,
“Barangsiapa yang membaca (hafal) Al-Quran, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya.”
(HR. Hakim)

Wallahu’alam Bishshowab…
Semoga bermanfaat.

Met Rehat Huurun ‘iin 😍

Advertisements
Posted in Al Quran

Start it and finish it

Suatu hari, di sebuah gedung dengan 52 lantai, saya sebagai anggota baru bersama teman-teman yang lainnya. Kami diberikan arahan oleh seorang General Manager di Core Network Operation (CNO) Division. Saya tidak konsen dengan arahannya, namun saya tertarik dengan sebuah lukisan di salah satu dinding ruangannya, pada lukisan tersebut terdapat ukiran tulisan:

“Finish what You have started”

Saat itu ku merasa kayak tertohok. Ok…

Memulai sesuatu itu mudah, tapi bertahan di dalamnya hingga akhir, itu prestasi!

Well, tidak semua orang dilahirkan dengan kedewasaan penuh. Ehemmm.. I mean me. So, this is it. I am going to always finish all the things I’ve already started.

Guru aku bilang, itu dibutuhkan azzam dan tawakkal.

Dont let obstacle stop you!

Keep forward.

Only God knows what is the best for us (me)

Faiizza faroghta fanshob, wa ilaa robbika farghob. Semangattt!!!

Posted in Al Quran, daily days

1 Januari 2015

Malam tahun baru kli ini beda. Pertama, saya sudah pindah ke depok. kedua… mama udah nentuin jauh2 hari kita mau kemana malem itu.

Bukan, bukan jalan2, pesta2 dsb. Coz mama dan Papa adalah fans nya Ust. Arifin Ilham setiap pagi, maka Mama ngotot bgt malem itu kami hrs ke Majid Az Zikra di Sentul buat ikutan Dzikir bareng Ust. Arifin Ilham. Kami sampai beberapa kali survei ke Sentul.. :p

IMG_4157

Alhamdulillah perjalanan yang dikira bakalan macet bgt ternyata lancar was wes woss… Dari Rumah sampe ke Masjid Az Zikra yang letaknya di Bukit Az Zikra, Sentul gak ada 60 menit!!! Alhamdulillah yah

Sampe di Masjid yang berada di Komplek Muslim Bukit Az Zikra, penuh bgt euy parkiran mobilnyaaa… emg deh sesuatu bgt!

Karena sampai ke sananya udah lewat isya, jadi kami isya masing2 aja. Abis itu aku dan mama berpisah dengan papa. Aku dan mama naik ke tempat khusus muslimah solat di Lantai paling atas.

Acara dizkirnya sendiri baru mulai jam 22.00 wib dipimpin langsung oleh Ust. Arifin Ilham (semoga Allah merahmatinya… aamiin)

Masjid Az Zikra itu sendiri keren bgt loh! masya Allah. masjidnya luasss.. bersiihhhh… sedikit mengingatkan saya pada Daurot Tauhid pada masa kejayaannya. Mirippp bgt. Karena di sekitaran masjid dikelilingi oleh toko2 produksi dari Az Zikra, ada botol mineral Az Zikra, ada Az Zikra Mart, ada Travel Az Zikra, dll pokoknya Daurot Tauhid jaman baheula itulah. Tapi Az Zikra jauh lebih modern dan juga lebih terorganizir, karena letaknya di bukit dan pastinya gak bikin macet jalan2.. :p Ustadz selalu mengingatkan kami untuk sedekah dan dzikir (keduanya hrs jalan beriringan)

Eh btw di sana kok saya liat ada bapak2 mirip jonru y, pgn saya tegesin tp orangnya nunduk mulu sambil baca buku kecil.. #isengbgtyasaya

Nah, jam 11 malem, setelah zikir yang menguras byk air mata, mama dan papa memutuskan pulang. Karena niat kami kan emang bukan buat nginep. Tapi ku sudah terhanyut ke dalam suasana. Apalagi tau mau ada tahajud berjama’ah, maka aku memutuskan untuk tetep tinggal sampai besok pagi. Toh besok pagi rencana nya mau jalan2 ke sentul lagi. Jadi nanti aku dijemput esokan harinya.

Susanana Dzikir Bersama
Susanana Dzikir Bersama

Jadilah saya seorang diri di antara ratusan jama’ah yang mabit malam itu. Jam 12 malam sempet terbangun karena banyaknya petasan. Ah padahal tadi kata Ustadz, untuk ngucapin Selamat Tahun Baru aja gak boleh (krn Rasulullah gak pernah nyontohin), eh ini lagi buang2 duit dgn bakar petasan. Kapan ya Indonesia bisa aman dari proyek maha boros yg namanya petasan???lagian masa lupa sih klo indonesia br saja beberapa jam terkena musibah AirAsia QZ8501, dan juga longsor di Banjar Negara yang menelan byk sekali korban! menurut saya itu adalah bencana NASIONAL. Hey kemana hati nurani kamu hey???

Continue reading “1 Januari 2015”

Posted in Al Quran

Eps2 #Guided Through Quran

Nama nya Rahim Jung, Tinggal di London. Dulunya dia seorang musisi. Kemudian setelah mendengarkan ayat Al Quran tepatnya “Inna ma’al ushriyusro” dia mengalami perubahan. Ayahnya dari India tapi aseli Hijaz (dari sekitar Arab) dan Ibunya Orang Irlandia yang beragama Katolik.

Dia sendiri Atheis, tidak mengikuti agama apapun. Bahkan dia bilang bahwa agamanya adalah Musik.

RahimJung

Usianya sekarang sudah 42 tahun. Dia Convert saat usianya 18 tahun. Awalnya dia kenal Islam dikarenakan sepupu nya yg selama ini jadi sahabatnya sejak kecil tiba2 harus melaksanakan Ibadah Haji dan gak bisa liburan musim panas bareng dia. Setelah pulang dari Haji sepupunya ini berubah menjadi muslim yg mempraktekkan Islam. Udah gak pernah ikutan ke party yg banyak musiknya dan memanjangkan jenggot.tapi sepupunya ini kelihatan bahagia.

Continue reading “Eps2 #Guided Through Quran”

Posted in Al Quran

#Eps 1 Guided Through Qur’an

Assalammu’alaikum wr wb

Happy Fasting Day, hari ini udah hari ke16 🙂 yeay! Alhamdulillah

So far, sejak saya kurang suka nonton tv *sok kesibukkan*, saya “tersesat” di video2 youtube. Dan… saya gak bisa berhenti menonton episode demi episode Serial Non Fiksi “Guided Through Quran”. It is sssoooooooooooo inspiring me.. 🙂

As a-born-as-Muslim sometimes our knowledge about our deen is not too deep because we just duplicate our parents, not having curiosity in our own deen. But for some who are converted muslim, they were doing a lot of research before they Took their Sahada so their knowledge in Islam is so much incredible. It makes me feel embarrassed a lot.

But never mind, Alhamdulillah I am still alive so I still have time to study my Deen, InsyaAllah.

I have a Belgium friend who is converted for about 6 years. We talk much about Islam. He was an atheis then when he was 19 he started to learn religion, asking more about some spiritual things. Then he started his own research in religions. Once he was a christian etc. I said how Lucky he is being chosen by Allah to be a Muslim. And he said that I am lucky too because this and that.

And now he is a Muslim and doing fasting. It’s his 6th fasting.  (u know, he stared fasting at 5 am and finished at 22 pm!!!)

We talk muccchh about our deen. About people.. *jadi nge-english gini gueh* He is undergraduated because when he was 17 he decided to quit school since he was so naughty *i know he is regretting alot this now.. lol* but he is very smart. Although he is a Belgium but his english is very very nice. And he never mind to give a very long explanation for my-too-much questions. He like to tell me stories.

Continue reading “#Eps 1 Guided Through Qur’an”

Posted in Al Quran, Hafidz

Hafidz dari Negeri Turkey

enesKarena alasan pekerjaan dan lain2, sampai dengan ramadhan ke -11 saya belum sempet nonton Hafidz Indonesia dan Hafidz Dunia secara langsung di TV. lagian saya jg lebih suka nonton di youtube sih.. di tv kan byk iklannya dan gak bisa diulang2. hehehe

Melihat begitu tingginya rating pencarian “Hafidz Indonesia” di statistik pencarian blog saya, maka insyaAlloh saya akan bahas mengenai Hafidz Indonesia 2014, sementara itu saya harus hatrick dulu menontonnya di youtube.. 🙂 Sungguh amazing. Mereka.. *speechless*

Itu yang saya screenshoot adalah Muhammad Enes, 13 tahun dari Turky. Dia saya screeenshoot pas mengeluarkan kata2 yang menurut saya anak2 seumuran gitu jarang bgt deh yg pny pikiran kyk Enas. Barokallah, Enes…

Selamat beribadah shaum dan terus mencari ridhoNya..aamiin