Posted in Family

Oksigen

Kamu,

iya kamu.

Kamu adalah oksigenku.

udah gitu aja. hahahaha…

 

Setiap pagi, aku PERLU mendengar suaramu, agar bisa bernafas ku menjalani hari. Tak mendengar suaramu sama saja membiarkan aku terbujur lemah tak berdaya.

Aku tak peduli, walau harus meneleponmu berkali-kali, hanya untuk mendengar suaramu. Kamu bilang aku alay, aku bilang, aku serius 1000%.

Aku lemah saat berurusan dengan perasaan, dengan cinta. Aku lemah di depanmu. Aku bisa mempersembahkan apapun untukmu, karena aku butuh kamu, seperti aku butuh nafasku.

Sayang, Seseorang yang ku panggil suami. Maaf kalau mungkin dirimu terkaget-kaget dengan kemanjaanku, yang selama ini tak pernah ku tampakkan dan mungkin tak pernah kau bayangkan bahwa aku akan menjadi sedemikian manja, saat kita bersama. Continue reading “Oksigen”

Advertisements
Posted in Family, Uncategorized

Cuti 2 minggu

Karena baru sembuh DBD dan habis melakukan sebuah operasi kecil, saya dikasih ijin sakit ama dokter selama 2 minggu, kemana?? langsunglah saya terbang ke Jambi, tempat suami. Opppsss, ketauan deh kalo kami LDR.

Yes, sementara ini saya dan suami LDR ajah, saya di depok, beliau di Jambi.

Berhubung beliau sendirian aja di kontrakan, jadi peralatan masak ya seadanya, soalnya beliau juga gak hobby masak.

Jadi setelah saya sampai di Jambi dan berniat bedrest di sana, saya minta temen saya dulu di kantor Jambi sini untuk nganter oven dll ke rumah :))) #ini oven saya juga sih yang udah saya kasih ke temen saya itu. Saya disuruh bedrest aja, tapi kan bosen ya, lagian saya lagi on fire bgt dalam hal masak memasak, apalagi masakin suami, surga bgt!!!

Suami suka nganterin ke pasar pagi2, terus beliau kerja, jam siang pulang buat makan siang dan kembali lagi ke kampus (beliau dosen gt), pulang lagi biasanya mendekati maghrib klo gak ada jam ngajar tambahan, kadang bisa sampe malem juga sih. Saya mulai masak biasanya jam 10, untuk makan siang aja, untuk makan malam dan makan pagi, saya masaknya sore, selepas abang kembali ke kampus.

Continue reading “Cuti 2 minggu”