Posted in Peradaban

Satu langkah maju menuju peradaban

Sampai sekarang saya masih gak tau bagaimana dan kenapa. Saya cuma bisa bilang “Sudah saatnya”. Saya ngerasa bersyukur banget sama keadaan ini. Dia hadir dan saya merasa siap mnyambut kehadirannya.

Kadang saya ingin bertanya, kenapa dia baru hadir sekarang? Lalu jawabnya adalah, karena sekarang memang waktu yang tepat. dan Allah memang telah menakdirkan demikian.

Oh Tuhan, saya tidak tahu harus berkata apa saat CV nya sampai di tangan saya. Di kereta Tebet menuju Depok saya hanya terdiam, berkaca-kaca tak tau harus berkata apa. Ya Tuhan, rencanaMu sempurna. dengan segala kesempurnaan yang Engkau punya.

Dan sekarang kami telah melangkah satu langkah, menuju peradaban…. peradaban yang lebih baik dengan kami berdua berjalan ke arah depan, dengan visi dan misi yang sama. Bismillah… lancarkanlah semua urusan kami Ya Allah… jadikan aku dan dia selalu menjadi orang yang bersyukur, orang2 yang bertakwa di hadapanMu…

Aku cinta Engkau ya Allah,

Dan diapun begitu.

Kami sepakat bahwa langkah kaki ini adalah langkah kami berdua. Selayaknya sepasang sepatu, kami akan berjalan beriringan. Kadang ia di depan, kadang saya di depan. Kadang ia dibelakang, dan saya kadang di belakang. Kami tidak sempurna. Namun kami berusaha saling melengkapi dan menyesuaikan.

Saya berjanji tidak akan mencoba mengubah apapun yang ada padanya. Namun saya berjanji akan selalu menjadi orang yang lebih baik, di mata Tuhan saya, di matanya.

—— langkah kecil kakiku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s