Posted in Resensi Buku

Lapis-Lapis keberkahan

"Santai duduk sambil baca buku"
“Santai duduk sambil baca buku”

Buku ini diberikan oleh seorang sahabat baik saya, seorang sahabat perjuangan saya yang bernama Irma Yuliana sewaktu saya mutasi ke Jakarta. Buku ini tebal sekali, kurang lebih 517 halaman.

Penulisnya adalah Gurunda Salim A. Fillah (Seorang dai muda yang intensitasnya di dunia dakwah sangat teramat luar biasa, cetar membahana, kece badai…. hehehe… agak lebay ya… tp sebagai anak muda yg eksis di dunia gadget, gurunda satu ini adalah referensi terbaik saya. di dunia twitter, instagram, karena beliau eksis bgt… dan selalu sedia sharing mengenai ilmu2 di dunia medsos tsb. Kalau masalah buku, buku beliau banyaaakkk bgt. saya ngikutin beliau dari buku pertamanya yang berjudul “Nikmatnya pacaran setelah pernikahan”. saya merasakan kosa kata beliau yang dari semula menulis dengan perbedaannya dengan yang sekarang…

Kalau di buku2 awal beliau tulis itu gahulll bgttttt….. bahasanya, pemilihan kosa kaatanya. dan di buku2 kekinian beliau saya dapat merasakan kehalusan bahasa dan budi pekerti… ah beliau ini LUAR BIASA. Mahluk Allah yang tidak main2 dengan tugasnya sebagai khilafah dan dai sebelum menjadi apapun “kita adalah dai sebelum menjadi apapun”

Saya pikir saya akan mati kebosanan baca buku ini. Tapi ternyata tidak, saya menikmati banget baca buku ini. Walau saya bacanya di waktu2 luang yang saya luang2in…🙂

Selama dinas di denpasar, karena memang hanya memeriksa laporan hasil inspeksi, saya juga mencoba mengkhatamkan  buku ini. dengan pelan2, seperti menikmati secangkir kopi🙂 nikmat sekali.

Barokallah gurunda… usinya hanya setahun lebih tua dari saya tapi ilmunya…. luarrr biasa ^_^

Bab “Soal Rasa”
Halaman 135
“Lapis-lapis keberkahan”
By @salimafillah “Janganlah kalian merasa bahwa rizqi kalian datangnya terlambat.”  Demikian sabda Rasulullah yg dibawakan oleh Imam Ibn Majah, “karena Sesungguhnya tidaklah seorang hamba meninggal, hingga telah datang kepadanya rizqi terakhir yang ditetapkan untuknya. Maka tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rizqi, yaitu dengan yang halal dan meninggalkan yang haram.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s