Posted in Ibadah, Umrah

Umrah (Bagian: Makkah Al Mukarommah)

Akhirnya hari yang dinanti-nanti tiba… aku deg2an dan salah tingkah banget. Ini mau ketemu kakbah loh??? IYA! Mau ketemu kakbah yang selama ini cuma ada di kaligrafi atau poto2 aja…. masyaAlloh. luar biasa ini deg2annya.

Perjalanan dari Madinah ke Mekkah memakan waktu sekitar 5-6 jam. Sebelumnya kita mengambil miqot dulu di Bir Ali. Dalam keadaan ihram itulah kita niat Umrah dengan membaca doa niat Umrah “Allahumma Umrah”, kemudian selama dalam perjalanan itu kami membaca bacaan talbiyah sepanjang jalan, Labaik Allahumma Labaik… Labaikala syarikalaka Labaik… Innalhamda… Walni’mata… Lakawalmulk Laa Syarikalak…” terus menerus…

Ah, beberapa jam mendekati mekkah rasanya lutut saya benar2 bergetar…. ini mo liat kakbah yang sangat megah dan termahsyur itu…… yang tinggi dan mulia…  masyaAlloh

Pukul 21.00 kami sampai di Hotel di Mekkah. Kemudian kami langsung berjalan  kaki menuju Masjidil Haram…

Pintu Utama Masjidil Haram, dimana Kakbah ada di dalamnya
Pintu Utama Masjidil Haram, dimana Kakbah ada di dalamnya

Lalu…

kaki ini terus melaju… pelan… selangkah demi langkah…. dan deg… itulah kakbah… Kakbah yang mulia… yang dibangun oleh Nabi Ibrahim dan anaknya, Nabi Ismail… yang dijaga dan dipelihara oleh para malaikat…

Masjidil Haram.. dengan Kakbah yang termahsyur dan mulia
Masjidil Haram.. dengan Kakbah yang termahsyur dan mulia

Aku saking gak bisa ngapa2in ya cuma diem aja gitu, ngintip2 kakbah sedikit2.. masyaAlloh… ini bener2 udah di depan mata kakbahnya dan aku terdiam… butuh waktu untuk menangis kemudian….😥

Kami kemudian tawaf dengan saling bergandengan…. suasana di sekitar kakbah lumayan padat. kami berjalan pelan2 sambil membaca-baca doa. Kemudian solat di maqom ibrahim dan melanjutkan dengan Sa’i.

Saya sangat menikmati sa’i saya… dari Bukit Shoffa ke Bukit Marwa… Dulu… Dulu…. ribuan tahun lalu… Seorang Siti Hawa berlari2 di antara dua bukit ini di siang hari bolong.. sendirian…. tak beralas kaki…. dengan batu-batu cadas, bolak-balik sebanyak 7 kali demi mencari air untuk Nabi Ismail kecil…. yang kemudian terpancarlah air zam zam yang tak pernah habis hingga sekarang Subhanallah…. tak terasa air mata menetes mengingat perjuanganmu Ibu… huhuhuhu….

Sayapun sangat menikmati saat saya mendampingi seorang Ibu selama Sa’i. Karena Ibu ini takut ketinggalan rombongan, beliau megangin mukena saya terus. Jadi langsung saya gandeng aja. Dan kami berduapun menikmati sa’i kami dengan syahdu… Indah sekali… telapak kaki rasanya sakit, tapi apa yang ada dalam hati…. rasanya indah sekali… Subhanallah… nikmat sekali… dan Sa’i diakhiri dengan berdoa di Bukit Marwah dan tahalul (Memotong sebagian rambut)

Alhamdulillah ibadah umrah pun selesai. Pukul 3 pagi kami kembali ke Hotel. Dan selama 4 hari di mekkah kami lebih banyak menghabiskan waktu di Masjidil Haram. Berangkat pukul 2 pagi, pulang selepas dhuha kemudian kembali lagi mendekati dzuhur kemudian makan siang dan kembali lagi sampai Sholat Isya. Rasanya seneng bgt.

Apalagi saya mendapatkan 2 orang sahabat baru, Mbak Shanty dan Mbak Rahmi. Kami bertiga sempat “berambisi” mencium hajar aswat sampai kami sadar kami telah membahayakan diri kami sendiri karena tergencet-gencet dengan orang2 gede2 dan tinggi2, dan akhirnya kami ikhlas…. belum berjodoh dengan hajar aswad. hehehe.. mungkin emang disuruh balik lagi. insyaAlloh… InsyaAlloh…

Selama di mekkah kami sempat juga city tour keliling kota. Melewati Goa Hiro, Padang Arrafah (Muzdalifah, Mina) yang cukup membuat kami tercengang. Pantas ya klo saudara kita ada yang lagi haji harus sering didoain, perjuangan haji itu masyaAlloh… luar biasa bangggeetttt! wong baru umrah aja fisik udah kena hajar terus…. apalagi haji yang harus bermalam di mina, lempar jumrah dan wukuf di Padang Arafah. Subhanallah!

Selama di mekkah kami thawaf beberapa kali. Sesering mungkin. hehehe.. Alhamdulillah sempet cium kakbah, cium rukun yamani dan menyentuh pintu kakbah. Luar biasa. Maka Nikmat yang mana lagi kah yang kamu dustakan?

Sempat juga jadi tukang pijat. Karena pagi itu selepas subuh saya sebelahan sama ibu2 dari Surabaya, mereka baru seelsai melaksanakan thowaf dan setelah subuh mereka tetap di masjid sambil menunggu sholat jum’at. wow.. luar biasa sekali semangat ibu2 ini! Terus saya iseng aja mijetin tangannya. Eh ibunya bilang tangannya emang sakit, saya semakin semangat deh mijitinnya sambil saya olesin minyak but but andalan saya. Ibunya seneng bgt dan beberapa menit kemudian beliau bilang bahwa sakit di tangannya ilang. Ihhh senenggg!!!! yang gak nyangka, tiba2 seorang ibu2 turki menghampiri saya dan menunjukkan kakinya yang bengkak. saya awalnya bingung apa maksudnya. dia menunjuk2 kakinya sambil pasang isyarat pijit. loh… ibunya minta pijet. ya udah sini, ibunya duduk di depan saya, kemudian saya memulai pijat kakinya yang bengkak. Aduh, kasian banget. bengkaknya lumayan parah… mungkin karena keletihan ya… saya mah gak bisa pijat, saya cuma ngusap2 aja sambil banyak berdoa. dan mengoleskan minyak but2. eh abis ibu itu ada 3 lagi ibu2 turki yang menghampiri saya… hehehe.. saya ada potonya, di camdig saya yg ilang tapinya.😀 Saat saya jadi tukang pijat para ibu2 ini. Alhamdulillah sih efek minyak but2nya cepet. sakit mereka ilang dan seorang ibu ada yang kasih saya tasbih buat kenang2an. beliau juga kasih sayang uang, tapi saya gak mau. saya bilang.. “No, Ummi…. ukhuwah islamiyah…. insyaAlloh” sambil memeluknya erat. seneng bgt!!!!

pada hari keempat kami thawaf wadha sambil nangis2 gak tertahankan di maqom ibarahim. Kami sejenak terdiam. tanpa bicara. tanpa kata. hanya menangis dan terus memperbanyak sujud. Entah kapan bisa berjumpa lagi… entah kapan… namun aku harap segera kita kan bersua kembali… aamiin… aamiin ya Robbal alamiin…

Dan kamipun kembali ke tanah air… menjadi sosok baru. menjadi sosok yang lebih baik dari sebelum kami berangkat ke tanah suci. insyaAlloh. menjadi sosok yang lebih takut kepada Rabbnya yang menguasai jiwa dan hari pembalasan. aamiin… YRA

Terima kasih Alloh atas nikmat ini… maka Nikmat Tuhanmu yang mana lagikah yang kamu dustakan?

Ini Ibadah, bukan hanya sekadar perjalanan…

Poto2 punya Andry semua…😀 *Makasih ya ndry, ini ceritanya selesai juga…. Alhamdulillah.

One thought on “Umrah (Bagian: Makkah Al Mukarommah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s