Untuk kedua kalinya berada di “tanah” orang. Kebudayaan baru… Orang2 baru… bahasa baru…
Tidak mudah menyesuaikan lidah untuk hampir tiap hari makan masakan padang. Sama tidak mudahnya menyesuaikan kuping dengan logat bahasa sumatera yang “keras”… walau sebenarnya logat palembang enak juga didengar … bahasa2 seperti “cakmano”, “nak kemano”, “cacam”, “tengok-tengok”, “kau”, “apo dio”, “apo” dll…
Kebudayaan Jambi menurut saya pribadi adalah akulturasi antara padang dan palembang. Mungkin karena secara geografis Jambi terletak di antara Sumatera Barat dan Sumatera Selatan.
Oke, di atas adalah peta geografis jambi (saya ambil dari file presentasi saya yang kemudian saya crop pake aplikasi paint) hehehe.
Kembali ke kampung halaman tentunya impian semua orang.. termasuk saya… Pulang Ke Jawa (Tepatnya Jawa Barat)… ^^ tapi untuk sementara ini mari menguasai dunia lewat Kota Jambi yang kecil ini.. hihihi.. tuk sementara, Pulau Jawa is on the waiting list as the place to be ride over. hahaha… ^^ (Obsesi seorang gadis 24 tahun)
Dimulai dari hal kecil
Dimulai dari sekarang
Dimulai dari diri sendiri
