Tags

,

Banyak cerita saat menuju mahameru…

Secara pribadi, byk sekali hikmahnya. Saat sendirian. Saat benar2 menyerahkan raga dan jiwa kepada Sang Maha Menguasai Raga Dan Jiwa. Saat nafas terasa sangat sesak.

Memang aku sejak awal tidak ingin memaksakan apapun. Aku berjalan. Tapi tidak ngoyo. Nafas ku memang pendek2, aku byk istirahat. Aku pendaki karbitan tanpa ilmu, hanya berbekal ingin tahu dan merindu pada keagungan.

Tapi Alloh berikan aku lebih dari seluruh yg aku ingin tau sejak aku berangkat ke sana.

Persahabatan.

Persahabatan yang indah dan memang sudah indah sejak beberapa tahun dengan Diah Irma, terasa lebih indah lagi. Oh wahai kawan, alangkah sepinya duniaku tanpa hadirmu…. cara berpikirnya yang sering kali membuatku kewalahan, impiannya yang selalu persisten dan tidak tergoyahkan. Membuatku sering malu karena sifatku yang kekanak-kanakkan.

Pun saat ia berjalan di depanku, demi menggapai impiannya, dia menitipkan sesuatu yang sangat berharga buatku, tracking tool. Iya, sebuah tracking tool yang sangat mahal dan belum pernah dipakainya, diserahkannya begitu saja padaku. Untuk membantuku melalui jalan2 indah menuju puncak mahameru..

Indah, persahabatan yang Engkau berikan sungguh indah, kawan…

Selalu mengingatkan untuk makan saat aku merasa mual dan tidak karuan rasanya. Selalu menyemangati walau aku merasa aku sendiri sangat pesimis dan gagal.

Oh Tuhan, jagalah sahabat saya ini… Kirimkanlah seseorang yang sangat mencintaiMu untuk mencintainya dengan tulus dan indah dan jaga keduanya hingga surgaMu kelak. aamiin…

Demi Cinta, demi persahabatan, demi kebersamaan yang telah banyak kita lewati, kawan…. kamu saudariku, seiman, seperjuangan, sepenanggungan…. I just cant imagine my life without you. Yes, I still alive, but must be very boring.

Photo by Vj Lie

Photo by Vj Lie

About these ads